LOMBOK – Ketua Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Republik Indonesia (GMPRI) Nusa Tenggara Barat (NTB) Rindawanto Evendi mengecam tindakan Diskriminasi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Nusa Tenggara Barat (NTB) H Aidy Furqan yang dalam statement nya yang beredar di media akan evaluasi kinerja Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Hal tersebut di anggap sikap yang sangat diskriminatif yang di lakukan Bapak pendidikan NTB.
“Kenapa hanya PPPK yang di bidik pak Aidy Furqan yang mulia, apakabar Pegawai Negeri Sipil (PNS), kok istimewa sekali PNS di mata Pak Aidy Furqon ini,” kata Rindhot sapaan akrabnya melalui media.
Dilanjutkan Rindhot, jangan anggap PNS lebih Hebat dari teman-teman PPPK lainnya sehingga ada pembedaan ataupun sekat dalam evaluasi kinerjanya mereka. Itu tentu perlakuan yang tidak mendidik yang di tunjukkan seorang kepala dinas kepada publik khususnya bagi rekan-rekan PPPK.
“Mestinya kalopun lakukan evaluasi seperti yang di maksud jangan dong di publish terlebih di media, yang tentu menyayat hati beberapa guru PPPK,” jelas Rindhot.
Lebih lanjutnya Rindhot menjelaskan kalo dirinya sampai bersuara di media karena beberapa temannya mengirimkan berita pernyataan Pak Kadis Dikbud NTB tersebut.
“Semoga kedepan selaku Bapak pendidikan NTB lebih hati-hati dalam bertindak tanpa kedepankan sikap diskriminatif, dan berharap dunia pendidikan di bawah komandonya gemilang mendunia dan berdaya saing,” tutupnya.










