Korancepat.com – Pengurus Cabang (Pengcab) Tarung Derajat Kabupaten Lombok Barat (Lobar) menggelar Kejuaraan Tarung Derajat Usia Dini dan Antar Pelajar se-Pulau Lombok sebagai bagian dari strategi pembinaan dan penjaringan atlet menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Nusa Tenggara Barat 2026.Kejuaraan tersebut berlangsung selama tiga hari, 29 hingga 31 Desember 2025, di GOR Mini Gerung, Lobar.
Kejuaraan yang mengusung tema Lobar Sehat Menuju Porprov 2026 Juara” ini diikuti sekitar 150 atlet, mulai dari kategori usia dini (SD) hingga pelajar SMP dan SMA. Atlet-atlet tersebut berasal dari seluruh kabupaten/kota di Pulau Lombok, di antaranya Kabupaten Lombok Barat, Lombok Timur, Lombok Tengah, Kota Mataram, serta sejumlah klub Tarung Derajat lainnya.
Ketua Pengcab Tarung Derajat Lobar, Pauzul Bayan, didampingi Sekretaris Basriadi, mengungkapkan rasa syukur atas capaian para atlet Lobar yang berhasil keluar sebagai juara umum dalam kejuaraan tersebut.
“Alhamdulillah, Lobar berhasil menjadi juara umum. Hampir seluruh satuan latihan (satlat) kita mampu menyumbangkan medali. Ini menunjukkan bahwa pembinaan Tarung Derajat di Lobar berjalan dengan baik dan tidak bisa dipandang sebelah mata,” ujar Pauzul Bayan kepada wartawan.
Menurutnya, hasil positif tersebut semakin memperkuat optimisme Pengcab Tarung Derajat Lombok Barat dalam menatap Porprov NTB 2026 yang akan digelar di Sumbawa.
“Kami menargetkan tiga hingga empat medali emas, ditambah dua medali perak serta dua sampai tiga medali perunggu. Melihat hasil kejuaraan ini, kami tetap optimistis target tersebut dapat tercapai,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Pengcab Tarung Derajat Lobar, Basriadi, menjelaskan bahwa pembinaan atlet dilakukan secara berkelanjutan melalui enam satuan latihan aktif yang saat ini ada di Lobar. Dari hasil pembinaan tersebut, sekitar 15 atlet telah masuk dalam program latihan rutin, termasuk dalam pemusatan latihan daerah (Platda).
“Kami akan terus menggelar kejuaraan-kejuaraan seperti ini sebagai bagian dari proses pembinaan atlet. Ini memang kejuaraan pertama yang kami laksanakan, namun kami berharap ke depan bisa menjadi agenda rutin,” kata Basriadi.
Ia juga mengungkapkan bahwa kejuaraan ini awalnya dirancang hanya untuk lingkup Kabupaten Lobar. Namun, demi meningkatkan kualitas pertandingan serta mengasah mental atlet, panitia memutuskan untuk melibatkan seluruh pengcab dan klub Tarung Derajat se-Pulau Lombok.
“Dengan persaingan yang lebih ketat, kemampuan teknik dan mental tanding atlet Lombok Barat semakin teruji dan matang,” jelasnya.
Pengcab Tarung Derajat Lobar turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Lobar, KONI Lobar, insan media, serta seluruh masyarakat yang telah memberikan dukungan sehingga kejuaraan dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan sukses.
“Tanpa dukungan semua pihak, kejuaraan ini tidak akan berjalan optimal. Kami berharap ke depan sinergi dan dukungan ini terus ditingkatkan demi kemajuan olahraga Tarung Derajat di Lobar,” pungkas Basriadi.
Dengan semangat dan filosofi Tarung Derajat, “Aku Ramah Bukan Berarti Takut, Aku Tunduk Bukan Berarti Takluk,” Lombok Barat optimistis mampu melahirkan atlet-atlet tangguh dan berprestasi yang siap mengharumkan nama daerah pada Porprov NTB 2026 mendatang.










