Korancepat.com – Lombok Tengah – Penertiban Pedagang kopi keliling dan Manusia silver oleh sat pol PP dinilai tindakan gagah percek. Divisi Humas Kawal NTB Lalu Ahadi Wiraguna mengatakan semestinya Pol PP menertibkan pengusaha besar yang nyata nyata melakukan pembangkangan sekaligus pelanggaran fatal terhadap Perda No 7 tahun 2021 soal retail modern.

Sayangnya Pol PP kita hanya beringas dan gagah berani kepada rakyat kecil pengusaha bermodal pas pasan untuk perut mereka saja.
sementara Kawal NTB melihat mereka lembek dan tak bernyali terhadap pengusaha besar buktinya alfamart meski sudah di berikan surat bahkan sudah melebihi tengat waktu tanggal 10 Juni lalu tapi masih beroperasi sampai saat ini.
terutama 18 gerai Alfamart sama sekali tidak patuh dan nakal tapi tidak berani di sentuh oleh Pol PP hanya membentangkan garis pembatas pagi malamnya buka lagi.

Gun meminta Bupati Loteng Lalu Pathul Bahri mengevaluasi semua pejabatnya yang terkait dengan perizinan dan penegakan perda saat ini karena mereka di nilai gagal menjaga wibawa pemerintah dan harga diri Bupati dan Wakil Bupati termasuk 50 anggota DPRD sama sekali tidak punya muka ketika kepalanya di injak injak pengusaha.

Jika hal ini di biarkan lanjut Gun maka pastilah akan menjadi catatan kelam pemerintahan Pathul Nursiah serta 50 Anggota dewan yang tak berdaya menegakkan aturan yang mereka buat sendiri.

Jangan salahkan masyarakat akan ada perlawanan nantinya karena kondisi yang tidak adil ini keras ke rakyat tapi lemah kepada pengusaha.

Kawal NTB tidak heran jika banyak terjadi kebocoran pada PAD dan retribusi karena oknum oknum pejabat tidak serius menjalankan jabatannya hanya sibuk memperkaya diri sendiri dan koleganya saja.