Korancepat.com – Lombok Tengah – Program Makanan Berhizi Gratis (MBG) yang disalurkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Lingkok Berenge, Kecamatan Janapria, Kabupaten Lombok Tengah, kembali menuai keluhan dari masyarakat yang menerima manfaat. Banyak di antara mereka menganggap bahwa kualitas makanan yang diterima tidak sesuai dengan yang ditampilkan dalam foto.

Beberapa penerima manfaat mengungkapkan bahwa sayuran yang disajikan dalam keadaan basi, bahkan tidak menemukan buah sama sekali. Sementara gambar atau poto yang beredar menunjukkan makanan yang terlihat segar dan layak konsumsi serta buah-buahan lengkap, namun realita lain. Kondisi ini memicu rasa kecewa yang mendalam di kalangan warga, yang kemudian terekam dalam sebuah video yang memperlihatkan mereka meminta agar dapur penyedia makanan tersebut ditutup.

“Kami sudah sering mengalami hal ini dari SPPG Lingkok Berenge, namun tidak ada perbaikan yang berarti,” ungkap salah satu penerima manfaat kepada media pada Rabu (01/04/26).

Warga berharap agar pihak SPPG Lingkok Berenge mendapatkan perhatian serius dari pemerintah setempat. Hal ini diungkapkan karena mereka merasa telah terlalu sering menerima fasilitas yang tidak sesuai harapan. “Kami mempertanyakan sikap satgas kabupaten terkait masalah ini. Jangan sampai ada korban baru pemerintah bertindak,” tegasnya.