Korancepat.com – Lombok Tengah – Lalu Azir, yang merupakan tokoh pemuda sekaligus Ketua DPD II KNPI Lombok Tengah, menegaskan penolakannya terhadap tindakan pelaporan yang dilakukan oleh oknum SPPI. Ia menganggap langkah yang diambil terhadap dua warga desa Ketara itu tidak beralasan, terutama di zaman keterbukaan informasi saat ini.
Azir menjelaskan bahwa kritik yang disampaikan melalui media sosial merupakan upaya untuk mendorong pihak SPPG agar lebih memperhatikan mutu MBG yang disalurkan kepada anak-anak. Ia menegaskan bahwa kedua warga tersebut melakukan inisiatif dengan mengunggah kritik di media sosial karena merasa tidak memiliki akses untuk melapor secara langsung terkait kualitas MBG yang mereka terima.
“Kritikan yang disampaikan adalah hal yang wajar. Dengan adanya media sosial, masyarakat berupaya agar kualitas MBG tersebut dapat diketahui oleh pemerintah pusat,” tambahnya. Oleh karena itu, ia mendesak pihak SPPG untuk mencabut laporan yang telah diajukan dan meminta maaf secara terbuka kepada kedua masyarakat desa Ketara.
Azir menegaskan bahwa tindakan kedua warga tersebut tidak mengandung unsur pidana karena tidak menyebutkan nama maupun institusi tertentu. “Kami bersama Aliansi Masyarakat akan mengawal kasus ini agar keadilan dapat ditegakkan bagi kedua warga Ketara,” ujarnya tegas.










