Korancepat.com – Lombok Barat – Pemerintah daerah baik kabupaten/kota di Nusa Tenggara Barat (NTB) dinilai perlu meniru keberhasilan Bali dalam mengelola event sepak bola usia dini yang berdampak luas terhadap ekonomi dan pariwisata. Hal ini disampaikan oleh salah satu pengurus Sekolah Sepak Bola (SSB) di Lombok Barat, Mariadi Muslim.
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan turnamen internasional Bali7 di Gianyar beberapa waktu lalu menjadi contoh nyata bagaimana sebuah event olahraga mampu memberikan dampak besar di berbagai sektor.
“Kalau kita berkaca dari event Bali7, dampaknya sangat besar. Tidak hanya dari sisi olahraga, tapi juga perputaran ekonomi dan kunjungan wisatawan, baik domestik maupun internasional,” ujarnya.
Ia menjelaskan, jumlah peserta yang mencapai lebih dari 500 klub/SSB dari berbagai daerah bahkan mancanegara secara otomatis mendorong kebutuhan akomodasi dalam jumlah besar. Kondisi ini membuat tingkat hunian hotel di sekitar lokasi pertandingan meningkat signifikan.
“Kami saja dari SSB harus menginap di Denpasar karena tidak mendapatkan hotel di sekitar Gianyar. Ini menunjukkan betapa besarnya animo dan dampak dari event tersebut,” jelasnya.
Melihat kondisi tersebut, Mariadi menilai NTB, khususnya Lombok Barat, memiliki peluang besar untuk menggelar event serupa. Selain memiliki potensi alam yang tidak kalah indah dari Bali, Lombok juga didukung dengan berbagai destinasi wisata yang menarik.
“Lombok tidak kalah indah dari Bali. Kita punya pantai dan tempat wisata yang sangat bagus, khususnya di Lombok Barat. Ini potensi besar yang harus dimanfaatkan,” tambahnya.
Namun demikian, ia menekankan bahwa penyelenggaraan event berskala besar tidak bisa dilakukan secara instan. Diperlukan proses dan tahapan yang matang, terutama dalam penyediaan infrastruktur dasar.
“Kita harus berproses. Mulai dari menyiapkan lapangan sepak bola yang baik hingga infrastruktur penunjang lainnya. Semua itu perlu perhatian serius,” tegasnya.
Ia pun berharap kepala daerah, baik di tingkat kabupaten/kota maupun provinsi di NTB, mulai memikirkan penyelenggaraan event sepak bola usia dini berskala nasional hingga internasional. Dengan demikian, diharapkan mampu menarik klub atau SSB dari luar daerah untuk datang ke Pulau Lombok.
“Kalau event seperti ini bisa digelar di Lombok, dampaknya sangat besar. Ekonomi bergerak, UMKM hidup, dan sektor pariwisata juga ikut berkembang,” pungkasnya











