Mataram – Meski minim perhatian dari pihak sekolah, namun tidak menyurutkan semangat Siswa-siswi SMP Negeri 1 Praya Timur (Pratim), Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), NTB untuk menampilkan performa terbaiknya di ajang Suara Marching Competition (SMC) yang di selenggarakan oleh Bahana Suara Mataram (BSM). Event tersebut di ikuti oleh Siswa-siswi SD dan SMP se-Nusa Tenggara Barat (NTB) dan berlangsung di GOR Turide Mataram selama dua hari yakni dari tanggal 26-27 Mei 2025.

Pelatih Drumband SMPN 1 Pratim Ratno menyampaikan, ke ikut sertaan timnya dalam SMC ini penuh dengan kekurangan, terutama dari segi pembiayaan, dimana dalam puluhan mata lomba yang di kompetisi kan timnya hanya mampu ikut dua mata lomba yakni Colour Guard dan Unjuk Gelar.

“Kami hanya bisa daftar di dua kategori itu, karena support dana dari pihak sekolah hanya untuk dua mata lomba,”kata Ratno pada media Selasa (27/05/2025).

Retno menyayangkan pihak sekolah yang tidak all out mendukung timnya yang telah membesarkan nama baik SMPN 1 Pratim melalui Drumband.

“SMPN 1 Pratim terkenal d NTB ini karena prestasi Drumband nya yang hampir tidak pernah membawa pulang juara selama Lomba, bahkan menjadi tim yang paling di takuti setiap lomba,”ujar Retno

Ditempat yang sama, Pembina Drumband SMPN 1 Pratim Kusniawati senada dengan Retno jika Tim drumband hanya dapat support minim dari sekolah di karenakan kondisi keuangan.

“Sekolah nggak ada uang mungkin mangkanya hanya support kami seadanya, bahkan kami swadaya untuk kebutuhan lainnya,”jelas Kusniawati yang akrab di panggil buk kus

“Sy berharap kedepannya pihak sekolah memberikan perhatian khusus kepada anak-anak pejuang yang mengharumkan nama baik SMPN 1 Pratim, dan untuk kostum drumband yang menjadi permintaan pelatih agar segara di fasilitasi, dan alat pun semoga segera di pasilitas agar tidak minjam lagi,”tambah buk Kus.

Sementara itu, Wakil kepala Kesiswaan H. Abdul Hamid, S.Pd  yang di konfirmasi via WhatsApp menyampaikan apresiasinya kepada siswa-siswi dan pihak yang terlibat khususnya tim drumband untuk selalu semangat.

“Pertahankan terus semangat dalam perjuangan, dalam segala hal, karena jalan kalian saat ini adalah jalan siswa. Dan jalan siswa adalah belajar,”tutup Abdul Hamid.