Korancepat – Warga Dusun Tegal, Desa Jagaraga, Kecamatan Kuripan, Lombok Barat, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria pada Kamis pagi sekitar pukul 06.00 WITA. Jenazah ditemukan di bawah jembatan kawasan setempat oleh warga yang melintas.

Kapolsek Kuripan, Ipda I Wayan Eka Ariyana, S.H., membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Ia menjelaskan bahwa pihak kepolisian menerima laporan dari masyarakat pada pagi hari, kemudian langsung mendatangi lokasi kejadian.

“Sekitar pukul 06.00 WITA kami menerima informasi dari masyarakat adanya penemuan mayat. Personel Polsek Kuripan bersama Pomarta Polres, Unit Identifikasi, dan Unit Laka langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP,” ujar Kapolsek.

Setelah dilakukan pemeriksaan awal di lokasi, jenazah kemudian dievakuasi ke Puskesmas setempat untuk keperluan visum guna mengetahui penyebab pasti kematian.

Kapolsek menambahkan, identitas korban telah diketahui setelah pihak keluarga datang ke Puskesmas. Korban diketahui bernama Muhammad Gilang Sulaiman, seorang laki-laki berusia sekitar 27 tahun, beralamat di Ubung, Kabupaten Lombok Tengah.

“Identitas korban sudah diketahui karena keluarga datang langsung ke Puskesmas,” jelasnya.

Namun demikian, hingga saat ini pihak kepolisian belum dapat memastikan penyebab kematian korban. Dugaan sementara masih dalam penyelidikan, menunggu hasil olah TKP dan pemeriksaan lebih lanjut dari tim terkait.

“Untuk penyebab meninggalnya, apakah akibat kecelakaan atau faktor lain, kami masih menunggu hasil resmi dari pemeriksaan dan penyelidikan di lapangan,” tegas Kapolsek.

Sementara itu, Ketua RT setempat, Zulhadi, yang pertama kali mengetahui kejadian tersebut, menuturkan bahwa mayat korban ditemukan oleh warga saat pagi hari.

“Tadi pagi sekitar jam enam, ada orang lewat lalu melihat ada orang jatuh. Saya masih sholat waktu itu, kemudian dipanggil keponakan. Saat saya lihat, korban sudah tidak bernyawa,” ungkap Zulhadi.

Ia menyebutkan korban ditemukan di bawah jembatan bersama sepeda motor dengan nomor polisi Lombok Tengah. Tidak ditemukan identitas diri di lokasi kejadian.

“Korban ada di bawah sungai, kami tidak berani mengangkat karena sudah meninggal. Sepeda motornya juga tidak diapa-apakan, langsung kami laporkan ke aparat,” tambahnya.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan kronologi kejadian serta penyebab kematian korban. Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus tersebut kepada aparat berwenang.