Korancepat – Sinergi antara Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Barat kembali diperkuat melalui penyaluran Program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI). Melalui Dinas Sosial Lombok Barat, bantuan yang bersumber dari UPT Kemensos Sentra Paramita diserahkan kepada 25 penyandang disabilitas di enam kecamatan berbeda.
Penyerahan bantuan ini dilakukan langsung oleh Bupati Lombok Barat bersama dengan Kepala Dinas Sosial Lombok Barat, Jum’at (12/12/25), sebagai wujud komitmen nyata pemerintah daerah dalam inklusivitas dan pemberdayaan penyandang disabilitas.
Total 25 penerima manfaat disabilitas tersebar di Desa Gunungsari, Banyu Urip, Lembar, Kediri, Gelangsar, Kediri Selatan, Babussalam, Labuhan Tereng, Glogor, Mareje, Sukamakmur, dan Jembatan Kembar.
Lima anak disabilitas menerima bantuan untuk menunjang kebutuhan hidup layak mereka, meliputi: Kasur, Nutrisi dan Sembako.
Untuk mendorong kemandirian ekonomi, 20 penyandang disabilitas lainnya menerima bantuan modal usaha. Jenis usaha yang difasilitasi sangat beragam dan disesuaikan dengan potensi penerima, diantaranya:
* Usaha kelontong: 8 orang
* Usaha cukur rambut: 1 orang
* Usaha cilok: 2 orang
* Usaha ternak kambing: 2 orang
* Usaha ternak ayam: 4 orang
* Usaha jualan kue: 1 orang
* Usaha sembako: 1 orang
* Usaha pertukangan: 1 orang
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Sosial Lombok Barat, Lalu Winengan, menyampaikan bahwa bantuan kewirausahaan ini memiliki tujuan besar, yaitu memberdayakan penyandang disabilitas agar mampu mandiri dan berdaya di tengah masyarakat.
“Semoga bantuan yang kewirausahaan disabilitas bermanfaat bagi mereka supaya bisa untuk kemandiriannya. Agar dengan keterbatasan mentalnya tidak diremehkan oleh masyarakat sekitar, bahwa disabilitas itu bisa berdaya, mandiri,” tegasnya
Lalu Winengan juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati atas dukungan yang konsisten dan menyertai sambutannya dengan pembacaan Suratul Fatihah untuk mendoakan kesehatan dan perjuangan Bupati dalam memajukan daerah.
Program ini disambut baik oleh para penerima. Mahni, salah seorang penerima bantuan dari Lembar, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada pemerintah, khususnya kepada Bupati.
“Kami sangat terbantu. Semoga Bapak Bupati sehat selalu dan panjang umur,” ungkap Mahyani, mencerminkan harapan agar program dukungan seperti ini dapat terus berlanjut.
Penyaluran ATENSI ini memperkuat pesan bahwa pemerintah berkomitmen penuh untuk menciptakan lingkungan yang inklusif, di mana penyandang disabilitas dapat mencapai potensi penuh mereka dan berkontribusi secara mandiri bagi pembangunan daerah.










