Lombok Barat – Jelang Mutasi yang akan di gelar Bupati Lombok Barat LAZ dalam waktu dekat ini beberapa Anggota DPRD Lombok Barat (Lobar) angkat bicara.
Ketua Komisi II, H. Husnan Wadi salah satunya. Kata Husnan, Mutasi adalah hak preogratif Bupati namun pihaknya ingin memberikan beberapa masukan terkait leang sektor Komisi II yang merupakan warisan pemerintah sebelumnya.
“Pihaknya memberikan rapor merah terhadap beberapa OPD baru diantaranya dinas pendapatan dimana pengelolaan PAD yakni banyaknya sumber PAD yang bocor bahkan tidak maksimal alhasil PAD Lobar dari tahun ke tahun stagnan tidak ada peningkatan yang signifikan,” kata Hunan Wadi kepada Media Minggu, (04/05/2025).
Padahal, Lanjut dia , potensi PAD sangatlah besar dari pariwisata dan sektor- sektor lain karena Lobar banyak SDA yang bisa di kelola menjadi sumber PAD termasuk pertambangan.
Jika Bupati LAZ ingin capaian PAD Lobar meningkat maka saran usul agar pembantunya kepala OPD di dinas terkait di ganti sesuai meritokrasi yang tentunya Bupati lebih faham siapa orang per orang yang akan di tempatkan nantinya.
Komisi II mendukung Bupati merombak kepala OPD yang ada saat ini, rapor merahnya akan kami sampaikan ke pak Bupati ini untuk membantu beliau menjalankan pemerintahan yang akuntabel dan lebih baik.
Siapapun yang akan di lantik nanti tentu kita berharap bukan seperti yang sekarang ini terutama di leading komisi II. Di tanya soal BUMD dan BLUD yang ada, Husnan mengaku penunjukan Sudirman sebagai Dirut PT Giri menang Air minum sudah tepat, selain keilmuan dan kemampuan juga melalui seleksi yang ketat dan terbuka.
Kita berharap perusahaan daerah lebih baik lagi ke depannya kita akan sama sama kawal tutupnya.









