Korancepat.com – Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Adrian Irfani, mengungkapkan keprihatinan mendalam terkait meningkatnya kasus kekerasan dan pencabulan di beberapa pondok pesantren di NTB.

“Kami sangat prihatin atas merebaknya kasus asusila dan pelecehan seksual di lingkungan pondok pesantren yang terjadi belakangan ini, termasuk kasus yang tengah ditangani oleh Polres Lombok Tengah,” ujarnya dengan tegas.

Pondok pesantren memegang peranan vital dalam membangun karakter dan moral generasi muda. Oleh karena itu, tidak ada tempat bagi segala bentuk kekerasan atau pelecehan seksual di lingkungan ini.

Lalu Adrian menambahkan bahwa pihaknya mendukung penuh aparat penegak hukum untuk menyelidiki semua kasus yang terjadi dan memberikan sanksi yang berat kepada pelaku sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Kami juga meminta kepada seluruh pengelola pondok pesantren untuk memperkuat sistem pengawasan dan perlindungan bagi santri, serta menyediakan mekanisme pengaduan yang aman bagi para korban,” lanjutnya.

Keselamatan dan hak anak-anak harus menjadi prioritas utama. Upaya mencegah terjadinya kasus serupa harus dilakukan secara kolaboratif oleh semua pihak, termasuk pemerintah, penegak hukum, lembaga pendidikan, dan masyarakat umum.

Kanwil Kemenag NTB diharapkan tidak hanya diam, tetapi segera turun tangan untuk mengatasi masalah ini dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan keagamaan.