Korancepat.com – Lombok Tengah – Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) PMD Universitas Mataram (Unram) di tahun 2026 melaksanakan kegiatan sosialisasi dan demonstrasi pembuatan jamu yang berbasis Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Desa Mujur, Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai manfaat tanaman herbal dalam mendukung kesehatan keluarga.
Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif LENTERA, yang berfokus pada pengoptimalan pekarangan rumah melalui budidaya TOGA. Melalui program ini, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan tanaman obat yang tumbuh di sekitar mereka.
Para peserta mendapatkan pengetahuan mengenai berbagai jenis tanaman obat keluarga dan khasiatnya. Selain itu, mereka juga menyaksikan langsung proses pembuatan jamu herbal dengan bahan alami seperti jahe, sereh, kunyit putih, dan lengkuas. Demonstrasi ini dilakukan secara langsung agar peserta dapat memahami setiap langkah dalam pengolahan jamu yang sederhana, aman, dan higienis.
Dengan pemahaman yang diperoleh, masyarakat diharapkan tidak hanya mengetahui manfaat TOGA sebagai alternatif kesehatan, tetapi juga dapat memproduksi jamu herbal untuk konsumsi sehari-hari. Inisiatif ini juga mendukung gaya hidup sehat, serta mendorong penggunaan pekarangan rumah untuk budidaya tanaman yang bermanfaat, yang pada gilirannya dapat meningkatkan kemandirian keluarga dalam memenuhi kebutuhan obat herbal.
Respon masyarakat Desa Mujur terhadap kegiatan ini sangat positif. Partisipasi yang tinggi menunjukkan kepedulian masyarakat terhadap pelestarian tanaman obat keluarga yang merupakan bagian dari kearifan lokal dan memiliki nilai untuk kesehatan serta kesejahteraan mereka.
Melalui program LENTERA, para mahasiswa KKN PMD Universitas Mataram Tahun 2026 berharap agar budaya menanam dan memanfaatkan TOGA dapat terus berkembang di tengah masyarakat Desa Mujur. Dengan demikian, TOGA dapat menjadi sumber pengobatan tradisional yang mudah diakses serta mengambil peran penting dalam menciptakan keluarga yang sehat, mandiri, dan produktif. Program ini juga diharapkan dapat mengoptimalkan potensi alam yang tersedia di desa demi keberlangsungan hidup yang lebih baik.










