Korancepat – Proyek strategis Penataan Kawasan Alun-Alun Komplek Kantor Bupati Lombok Barat (Lobar) terus menunjukkan perkembangan signifikan. Memasuki awal November 2025, progres pengerjaan fisik dilaporkan telah mencapai 60 persen.

Pihak kontraktor pelaksana optimistis proyek yang digadang-gadang akan menjadi wajah baru Kota Gerung ini dapat rampung sesuai target kontrak, yakni pada 29 Desember 2025.

Proyek tahap ini, yang dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Lombok Barat, memiliki nilai kontrak sebesar Rp7,1 Miliar. Proyek ini dikerjakan oleh PT. Sutmardino Jaya Mandiri sebagai kontraktor pelaksana dengan masa pelaksanaan 120 hari kalender, dan diawasi oleh CV. BNK Konsultan.

Direktur PT. Sutmardino Jaya Mandiri, Muhammad Ikbal, menjelaskan bahwa progres pembangunan dipantau ketat dan diperbarui setiap pekan.

“Update terakhir dari konsultan pengawas minggu lalu, progres kita sudah mencapai 60 persen,” ujar Ikbal saat ditemui di lokasi pekerjaan, Rabu (12/11/2025).

Ikbal menambahkan bahwa angka tersebut belum mencerminkan keseluruhan material yang sudah berada di lokasi. “Itu pun belum termasuk material on site, karena ada beberapa material yang sudah datang namun belum bisa dikerjakan,” jelasnya.

Saat ini, fokus pekerjaan di lapangan adalah pemasangan paving, batu andesit, dan beberapa elemen arsitektur utama di area plaza.

“Material untuk paving dan andesit sudah lengkap di lokasi. Yang belum terpasang tinggal beberapa ornamen di bagian depan plaza,” tambahnya, merujuk pada struktur kelopak membran, grup timbul, dan railing.

Terkait jaminan kualitas, Ikbal menegaskan pihaknya tidak mengambil risiko terhadap cuaca, terutama untuk pekerjaan pengecoran.

“Kalau hujan besar, pekerjaan cor kami hentikan. Tapi kalau hanya gerimis, bisa lanjut dengan pengaturan slump (kadar air) yang sesuai standar teknis,” tegasnya.

Proyek ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Lombok Barat untuk menata ulang kawasan pusat pemerintahan agar lebih tertata, hijau, dan fungsional sebagai ruang publik.

Nantinya, kawasan ini akan dilengkapi jogging track bagi masyarakat dan akan terintegrasi langsung dengan Taman Kota Gerung yang sudah ada. Alun-alun dirancang menjadi pusat kegiatan  masyarakat, dengan lapangan utama menghadap ke barat dan dilengkapi event center.

“Nanti lapangan utamanya akan menjadi pusat kegiatan dan acara masyarakat,” tutup Ikbal.

Pemerintah daerah menargetkan Alun-Alun Sentral ini dapat diresmikan secara penuh sebagai ikon baru Lombok Barat pada momentum peringatan HUT kabupaten pada April 2026 mendatang.