Korancepat.com – Komisi IV DPRD Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) Lalu Wawan Adiyatma SR, akrab disapa Lawas, mengeluarkan pernyataan penting terkait kekosongan jabatan di sejumlah dinas. Dalam rilisnya, ia menegaskan perlunya segera mengisi posisi-posisi kosong tersebut untuk memastikan kelancaran administrasi dan pengelolaan anggaran.

Kekosongan jabatan di berbagai dinas menjadi perhatian serius bagi Komisi IV. Menurut Lawas, hal ini dapat menghambat pelaksanaan program-program yang telah direncanakan. Ia juga menyebutkan bahwa setiap kepala dinas memiliki peran krusial dalam mengatur dan mengembangkan kegiatan yang berhubungan dengan alokasi anggaran.

“Kami berharap Bupati Loteng dapat segera menempatkan pejabat yang kompeten di posisi-posisi yang kosong. Ini untuk memastikan bahwa setiap program berjalan sesuai rencana dan tidak terganggu oleh masalah administrasi,” ucap Lawas.

Disamping itu, wakil rakyat ini juga menekankan pentingnya kinerja yang baik dari setiap dinas. Ia menjelaskan, pengisian jabatan yang tepat akan berkontribusi positif terhadap pembangunan daerah. “Jika ada kekosongan, maka proses pengambilan keputusan bisa terhambat dan itu berisiko terhadap kinerja pemerintahan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Lawas menyoroti bahwa isu ini bukan hanya tentang jabatan semata, namun juga tentang bagaimana daerah dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Perlunya kejelasan dalam struktur organisasi dinas diharapkan dapat membuat setiap program yang dijalankan menjadi lebih efektif dan efisien.

Di sisi lain, Bupati Loteng diminta untuk segera melakukan evaluasi terhadap dinas-dinas yang mengalami kekosongan. Proses ini diharapkan mengedepankan transparansi dan akuntabilitas. “Kami akan terus memantau perkembangan ini dan berharap Bupati mampu mengambil langkah cepat,” tegasnya.

Secara keseluruhan, langkah-langkah yang diambil untuk mengisi posisi kosong di dinas-dinas ini akan sangat berpengaruh terhadap stabilitas pemerintahan lokal. Jika tidak segera ditangani, dikhawatirkan akan berdampak lebih luas bagi masyarakat Loteng.