Korancepat – Warga Dusun Batu Samban, Desa Lembar Selatan, Kecamatan Lembar, Lombok Barat (Lobar), digegerkan dengan penemuan jenazah seorang perempuan di dalam kamar kos pada Sabtu malam (20/12/2025). Korban yang diketahui bernama Hj. Heiawati (46), ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa sekitar pukul 21.00 WITA.

​Kecurigaan bermula ketika pemilik kos, Pak Anwar, merasa janggal karena korban tidak terdengar suaranya sepanjang hari. Menurut Anwar, korban biasanya aktif berinteraksi atau memanggil penghuni lain, namun pada hari itu suasana kamar sangat sunyi.

​”Saya curiga tidak ada suaranya sedikit pun, tidak seperti biasanya. Akhirnya saya suruh anak dan adik saya untuk mengecek dengan mengangkat sedikit gorden jendela,” ujar Anwar saat dikonfirmasi media.

​Saat dicek, korban terlihat terbaring tanpa busana. Hal ini awalnya dianggap biasa oleh warga sekitar karena korban dikenal sering mengeluh kegerahan dan selalu menggunakan dua kipas angin di kamarnya. Namun, setelah dipanggil berulang kali dan coba dibangunkan menggunakan bantuan tongkat sapu dari celah jendela, tidak ada respons sama sekali.

​Menyadari kondisi tersebut, Anwar segera menghubungi Kepala Desa dan Kepala Dusun setempat. Pihak pemerintah desa kemudian meneruskan laporan ke Polsek Lembar agar penanganan dilakukan secara prosedur.

​Berdasarkan identitas yang ditemukan, korban diketahui:

​Nama: Hj. Heiawati

​Tempat Lahir: Lampoko, Sulawesi

​Usia: 46 Tahun

​Domisili KTP: Semarang, Jawa Tengah

​Meskipun sudah tinggal di lokasi tersebut selama hampir satu tahun, korban diketahui belum mengurus surat pindah domisili secara resmi ke wilayah Lombok Barat.

​Aparat kepolisian tiba di lokasi tak lama setelah laporan masuk. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram sekitar pukul 23.00 WITA menggunakan mobil ambulans untuk pemeriksaan lebih lanjut.

​”Kami tidak berani bertindak sendiri, jadi langsung telepon Polsek. Jenazah dibawa ke Bhayangkara sekitar jam 11 malam,” tambah Anwar.

​Terkait penyebab kematian dan kemungkinan autopsi, pihak keluarga korban dilaporkan sedang dalam perjalanan dari Makassar menuju Mataram.

“Anaknya mengabarkan terbang dari Makassar pukul 14.00 WITA hari ini langsung menuju Rumah Sakit Bhayangkara,” tutupnya.