Oplus_131072

Lombok Tengah – Diduga kuat menggunakan Ijazah Palsu seorang Pegawai yang bernaung di BWS NT 1 inisial SP di adukan ke Polres Lombok Tengah (Loteng).

Ketua Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Republik Indonesia (GMPRI) Nusa Tenggara Barat (NTB) Rindawanto Evendi mengadukan SP karena diduga menggunakan ijazah Palsu untuk memuluskan karirnya sebagai pegawai di BWS NT 1.

“Setelah kami lakukan investigasi, bahwa status SP ini belum selesai kuliah, kok malah berani sekali menggunakan gelar Sarjana (ST), dan kuat dugaan saya ini ada oknum orang dalam (Ordal) yang ikut campur tangan sehingga muncul nama SP komplit dengan gelarnya tercatat dalam Surat Keputusan (SK),”kata pria yang akrab disapa Rindhot tersebut.

Dilanjut Rindhot, sistem rekrutmen yang dilakukan oleh BWS NT 1 juga sangat tertutup, dan tentu kekuatan Ordal itu sangat mendominasi di BWS NT 1. Seperti yang terjadi saat ini, kenap nama SP dalam Surat Keputusan Kepala Satuan Kerja Operasi Dan Pemeliharaan SDA Nusa Tenggara 1 Nomor : 6/KPTS/Satker O&P SDA NT. 1/2024 terdapat nama SP lengkap dengan Gelarnya.

“Ini tentu juga merupakan tindakan yang menguntungkan diri sendiri dan merusak tatanan dunia pendidikan, APH harus usut tuntas Kasus ini sampai akarnya, dan tindak siapa saja yg terlibat,” tutup Rindhot