LOMBOK – Meski minim support dari pihak sekolah maupun pemerintah, namun tidak membuat semangat Siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Praya Timur (Pratim), Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) surut dalam meraih prestasi. Semangat serta kegigihan yang kuat membuat Siswa-siswi SMPN 1 Pratim Sangat di perhitungkan lawan di tingkat provinsi. Terbukti dengan prestasinya dalam Cabang Olahraga Drum Band sering panen Juara.
Di bawah komando Pelatih Muda Retno Nitidisastro, SMPN 1 Pratim menjadi sekolah yang sangat di perhitungkan dalam setiap Event Drumband di tingkat Provinsi. Namun di balik suksesnya mengharumkan Nama Sekolah dan Nama Lombok Tengah, ada cerita pilu yang sering membuat Ratno dan Siswa-siswi sedih, faktor utamanya yakni persoalan alat, dimana setiap ikut event selalu mencari pinjaman alat untuk bisa ikut tampil, bagaimana tidak karena alat yang di pasilitasi Sekolah jauh dari kata layak dan cukup.
“Kami bisa ikut event karena Alhamdulillah masih ada teman yang masih mau memberikan pinjaman alatnya, meskipun demikian syukur kami selalu dapat Juara dalam setiap Event,”kata Ratno pada jurnalis Korancepat.com Selasa (31/12/2024).
Berikut Prestasi yang di raih SMPN 1 Praya :
2017
– Juara umum 1 GMP IV (Provinsi)
2018
– Juara umum 1 GMP V (Provinsi)
– Juara 2 Hultah NWDI (Provisi)
2019
– Juara 2 Samsat Cup (Provinsi)
– Juara umum 2 GMP VI (Provinsi)
2021
– mendali perunggu Drum Major Competition (Nasional)
– Midmap Marching collaboration (Nasional)
2022
– Parade Senja (Provinsi)
2023
– Juara 2 Transmart Drumband (Provinsi)
– Parade Senja (Provinsi)
-2024
– Juara 1 LKKB DOTA II (Provinsi)
– Juara 2 LBJP DOTA II (Provinsi)
– Juara umum 1 SMC (Provinsi)
– Juara 2 umum MH CUP (Provinsi)
– 3 mendali emas dan 2 Medali Perak FORDA NTB (Provinsi)
– Juara 1 Colorguard Contest GMP VII (Provinsi)
– Juara umum 2 GMP VII (Provinsi).
“Semoga kedepannya dengan prestasi yang kami raih menjadi bukti nyata dan keseriusan kami membawa nama baik Sekolah dan Kabupaten, dan berharap mendapat perhatian khusus pihak sekolah dan pemerintah,”tutup Ratno.









