Korancepat.com – Lombok Tengah – Progres pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Segala Anyar terhenti setelah mencapai 45%. Sudah lebih dari dua bulan, proyek tersebut tidak menunjukkan tanda-tanda dilanjutkan.

Kepala Desa Segala Anyar, Ahmad Zaini, mengungkapkan bahwa hingga saat ini belum ada pembayaran yang diterima oleh subkontraktor untuk material yang diperlukan. Dia juga menjelaskan bahwa material yang diambil dari Bumdes Maju Mandiri Segala Anyar belum dibayarkan sampai sekarang.

“Material yang diambil di Bumdes kami sampai saat ini belum dibayar, bangunannya pun masih belum jelas kapan akan diselesaikan,” ungkap Ahmad Zaini dalam keterangannya kepada media.

Situasi ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat setempat, terutama bagi mereka yang berharap proyek ini bisa segera rampung dan memberikan manfaat. Penyelesaian proyek yang tertunda dapat berdampak negatif terhadap ekonominya.

Dengan tidak adanya kejelasan, pihak desa berharap agar semua pihak terkait dapat segera mencari solusi dan menyelesaikan masalah pembayaran, agar pembangunan dapat dilanjutkan. Masyarakat Desa Segala Anyar sangat berharap proyek ini dapat kembali dilanjutkan dalam waktu dekat.