Korancepat.com – Masyarakat Desa Tibu Sisok, Kecamatan Janapria, Kabupaten Lombok Tengah, mengekspresikan tuntutan tegas kepada pihak Polsek Janapria untuk segera menuntaskan penyelidikan terkait Pengerusakan dan pembakaran fasilitas pada turnamen olahraga Super Cup.
Dalam sebuah pernyataan, warga setempat mengecam keras tindakan kekerasan yang terjadi selama pertandingan, termasuk pemukulan terhadap wasit yang menjalankan tugasnya. Mereka menilai bahwa aksi vandalism dan kekerasan ini sangat merusak nilai-nilai sportivitas dan rasa aman di lingkungan masyarakat.
Dalam konteks ini, warga menekankan pentingnya langkah-langkah konkret dari pihak kepolisian. Mereka merasa prihatin akan ketidakpastian penanganan kasus ini dan mempertanyakan keseriusan tindakan hukum yang diambil oleh Polsek Janapria.
“Jangan sampai masyarakat kehilangan kepercayaan terhadap penegakan hukum. Kami meminta agar:
- Pelaku pengrusakan dan pembakaran tribun serta jaring gawang segera diidentifikasi dan diproses sesuai hukum.
- Pelaku pemukulan wasit diusut dan dimintai pertanggungjawaban.
- Pihak kepolisian memberikan informasi yang transparan mengenai perkembangan penanganan kasus.
- Seluruh pihak yang terlibat diproses secara adil tanpa pandang bulu.
Masyarakat Desa Tibu Sisok menegaskan keinginan mereka untuk mendapatkan keadilan, bukan kekerasan. Mereka berkomitmen untuk terus mengawasi perkembangan kasus ini hingga ada tindakan hukum yang nyata dan jelas.
“Jangan biarkan kekerasan dan pengrusakan menjadi kebiasaan. Hukum harus ditegakkan!” seru warga Desa Tibu Sisok, menegaskan semangat mereka untuk menuntut keadilan.










