Korancepat.com – NTB – Dalam upaya menjaga dan melestarikan tradisi, Asosiasi Presean Indonesia (API) menekankan pentingnya memuliakan perempuan dan menghormati nilai-nilai luhur yang terkandung dalam budaya Presean. Tradisi ini bukan sekadar pertunjukan, tetapi juga merupakan simbol dari keberanian, kedewasaan, dan sportivitas masyarakat Sasak.
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Kami mengajak seluruh Pepadu, Paguyuban, dan pecinta seni budaya, untuk berkomitmen menjaga kehormatan tradisi Presean. Kami percaya bahwa perempuan harus mendapatkan penghormatan yang setimpal, tidak hanya sebagai objek tontonan, tetapi sebagai individu yang berhak mendapatkan martabat dan kehormatan.
Presean harus menjadi warisan budaya yang menonjolkan keberanian dan ketangkasan para pepadu, serta keindahan seni yang menjadi landasan tradisi kita. Oleh karena itu, kami menegaskan bahwa penggunaan perempuan hanya sebagai daya tarik penonton sangatlah tidak pantas dan merusak marwah budaya ini.
Nilai-nilai mulia yang terkandung dalam Presean harus tetap terjaga. Kami menyerukan kepada seluruh penyelenggara untuk menyajikan pertunjukan yang bermartabat, dengan menghormati etika, dan menjauhkan diri dari eksploitasi perempuan demi kepentingan hiburan semata.
Kami mengingatkan agar tidak mengorbankan marwah budaya demi menarik keramaian penonton. Jika ke depan masih ada pertunjukan Presean yang merendahkan martabat perempuan, Asosiasi Presean Indonesia tidak akan ragu untuk mengambil langkah tegas sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Langkah ini diambil bukan untuk mematikan tradisi, melainkan untuk memastikan bahwa Presean tetap hidup dan dihargai sebagai warisan budaya yang harus diwariskan kepada generasi mendatang dengan cara yang terhormat. Kita ingin membuktikan bahwa masyarakat Sasak mampu menjaga tradisi tanpa merendahkan siapa pun.
Mari kita jadikan Presean sebagai simbol keberanian para pepadu dan ruang persaudaraan, serta sebagai warisan budaya yang menjunjung tinggi etika. Dengan demikian, kita dapat menunjukkan bahwa kita mencintai dan menghormati nilai-nilai luhur yang telah diwariskan oleh para leluhur.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Hormat kami,
Jopi Hendrayani, S.H.
Ketua API.










