Korancepat.com – Lombok Tengah menjadi lokasi pelaksanaan program ‘Pemuda Peduli Pesisir’ yang diusung oleh Program Studi Sosiologi Universitas Mataram. Kegiatan ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan sampah plastik yang mencemari kawasan pesisir Teluk Awang, Desa Mertak, Kecamatan Pujut.
Dalam sebuah pernyataan yang diberikan kepada media pada Rabu (26/09/33), Karis Mujahidin menjelaskan bahwa program ini mengusung tema ‘Edukasi, Ekologi, dan Aksi Partisipatif Pemuda dalam Mitigasi Krisis Sampah Plastik demi Keberlanjutan Ekosistem Pesisir’. Program ini diharapkan dapat mendorong pemuda untuk lebih peduli dan terlibat dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan di kawasan pesisir.
Dalam tahap pemetaan awal, tim menemukan beragam jenis sampah plastik yang mencemari area tersebut, termasuk botol plastik, kantong plastik, serta kemasan makanan dan minuman. Masalah ini tak hanya sebatas pada keberadaan sampah, tetapi juga menyangkut tingkat pengetahuan, kebiasaan, dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaannya.
Program ini terdiri dari empat tahap penting: pemetaan awal, edukasi, penguatan kelompok pemuda, dan aksi partisipatif. Edukasi diberikan melalui diskusi, sesi tanya jawab, serta berbagi pengalaman mengenai sumber-sumber sampah plastik, dampaknya pada ekosistem pesisir, dan strategi untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman pemuda setempat akan masalah lingkungan.
Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan di kalangan pemuda mengenai dampak yang ditimbulkan oleh sampah plastik pada lingkungan. Pemuda Teluk Awang juga dilibatkan dalam proses perencanaan, pelaksanaan, sampai evaluasi kegiatan ini. Mereka membagi peran dalam penilaian, menjaga kebersihan lingkungan, mendokumentasikan kegiatan, serta berkoordinasi dengan masyarakat setempat.
Penerapan pengetahuan yang diperoleh dilakukan melalui aksi bersih pesisir, pengumpulan sampah plastik, dan edukasi lingkungan secara langsung. Dalam program ini, pemuda tidak sekadar menjadi peserta, tetapi mulai mengambil peran sebagai pelaksana dan penggerak dalam kegiatan lingkungan.
Tujuan jangka panjang dari ‘Pemuda Peduli Pesisir’ adalah menjadikannya sebagai model gerakan lingkungan berbasis pemuda. Fokus utama bukan hanya sekadar pembersihan sampah, melainkan juga pencegahan timbulan sampah, perubahan perilaku masyarakat, pengelolaan sampah berbasis komunitas, dan penguatan kelembagaan pemuda.
Keberlanjutan program ini diharapkan mendapatkan dukungan dari masyarakat serta pemerintah desa, melalui kegiatan lingkungan yang dilaksanakan secara berkala dan penyediaan sarana pengolahan sampah. Mahasiswa dari Program Studi Sosiologi Universitas Mataram berharap program ini akan memperkuat peran pemuda dalam menjaga kebersihan serta keberlanjutan ekosistem pesisir Teluk Awang.










